<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3218511219711437846</id><updated>2011-07-07T14:38:19.903-07:00</updated><category term='Motor'/><category term='Kendaraan Bermotor'/><category term='Bengkel'/><category term='STNK'/><category term='Bisnis'/><category term='Balik Nama'/><category term='Mobil'/><title type='text'>BIRO JASA STNK &amp; SIM "CV. KEMIT JAYA"</title><subtitle type='html'>- Perpanjangan STNK Kendaraan Bermotor
- Balik Nama/ Alih Kepemilikan Kendaraan bermotor
- Mutasi Antar daerah
- Cabut Berkas</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://mengurus-stnk-sim.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3218511219711437846/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mengurus-stnk-sim.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>BIRO JASA STNK</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17904793759085585955</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-jnQwhVlLgMk/TX0Bqlcp3YI/AAAAAAAAAD8/yzrclj3NAaw/s220/LOGO%2BKEMIT%2BJAYA%2BBJ%2BSTNK.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>3</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3218511219711437846.post-562425196692642183</id><published>2009-12-22T22:02:00.000-08:00</published><updated>2009-12-22T22:03:48.497-08:00</updated><title type='text'>UNDANG UNDANG PAJAK KENDARAAN BERMOTOR</title><content type='html'>seputar pajak di indonesia&lt;br /&gt;memberi tanpa pamrih« biaya jabatanpengusaha kecil »PENGHITUNGAN DASAR PENGENAAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR&lt;br /&gt;PERATURAN GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA&lt;br /&gt;NOMOR 51 TAHUN 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TENTANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGHITUNGAN DASAR PENGENAAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR&lt;br /&gt;DAN BEA BALIK NAMA KENDARAAN BERMOTOR TAHUN 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GUBERNUR PROVINSI DKI JAKARTA,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menimbang :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 8 Peraturan Menteri Dalam Negeri Np. 9 Tahun 2007&lt;br /&gt;tentang Penghitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor&lt;br /&gt;tahun 2007, dan untuk pelaksanaan lebih lanjut Peraturan Daerah No. 3 Tahun 2003 tentang Bea Balik Nama&lt;br /&gt;Kendaraan Bermotor serta Peraturan Daerah No. 4 Tahun 2003 tentang Pajak Kendaraan Bermotor, perlu&lt;br /&gt;menetapkan Peraturan Gubernur tentang Penghitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea&lt;br /&gt;Balik Nama Kendaraan Bermotor tahun 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1997 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah sebagaimana telah&lt;br /&gt;diubah dengan Undang-Undang No. 34 Tahun 2000;&lt;br /&gt;2. Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Provinsi DKI Negara Republik Indonesia&lt;br /&gt;Jakarta;&lt;br /&gt;3. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan;&lt;br /&gt;4. Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah;&lt;br /&gt;5. Peraturan Pemerintah Nomor 65 tahun 2001 tentang Pajak Daerah;&lt;br /&gt;6. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2007 tentang Penghitungan Dasar Pengenaan Pajak&lt;br /&gt;Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Tahun 2007;&lt;br /&gt;7. Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 3 Tahun 2001 tentang Bentuk Susunan Organisasi dan&lt;br /&gt;Tata Kerja Perangkat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi DKI Jakarta;&lt;br /&gt;8. Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 4 Tahun 2002 tentang Ketentuan Umum Pajak Daerah;&lt;br /&gt;9. Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 3 Tahun 2003 tentang Bea Balik Nama Kendaraan&lt;br /&gt;Bermotor;&lt;br /&gt;10. Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 4 Tahun 2003 tentang Pajak Kendaraan Bermotor;&lt;br /&gt;11. Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 29 Tahun 2002 tentang Organisasi dan Tata Kerja&lt;br /&gt;Dinas Pendapatan Daerah Provinsi DKI Jakarta;&lt;br /&gt;12. Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 147 Tahun 2002 tentang Pembentukan Organisasi dan&lt;br /&gt;Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Dinas Pendapatan Daerah Provinsi DKI Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MEMUTUSKAN :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menetapkan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERATURAN GUBERNUR TENTANG PENGHITUNGAN DASAR PENGENAAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DAN&lt;br /&gt;BEA BALIK NAMA KENDARAAN BERMOTOR TAHUN 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB I&lt;br /&gt;KETENTUAN UMUM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Peraturan Gubernur ini yang dimaksud dengan:&lt;br /&gt;1. Gubernur adalah Gubernur Provinsi DKI Jakarta;&lt;br /&gt;2. Dinas Pendapatan Daerah adalah Dinas Pendapatan Daerah Provinsi DKI Jakarta;&lt;br /&gt;3. Kepala Dinas Pendapatan Daerah adalah Kepala Dinas Pendapatan Daerah Provinsi DKI Jakarta;&lt;br /&gt;4. Kendaraan Bermotor adalah semua kendaraan beroda dua atau lebih beserta gandengannya yang&lt;br /&gt;digunakan di semua jenis jalan darat, dan digerakkan oleh peralatan teknik berupa motor atau&lt;br /&gt;peralatan lainnya yang berfungsi untuk mengubah suatu sumber daya energi tertentu menjadi tenaga&lt;br /&gt;gerak kendaraan bermotor yang bersangkutan , termasuk alat-alat berat dan alat-alat besar yang&lt;br /&gt;bergerak;&lt;br /&gt;5. Kendaraan Umum adalah setiap kendaraan bermotor yang dipergunakan untuk mengangkut orang&lt;br /&gt;atau barang dengan dipungut bayaran, yang memiliki izin antara lain izin trayek, atau izin usaha&lt;br /&gt;angkutan atau kartu pengawasan;&lt;br /&gt;6. Pajak Kendaraan Bermotor yang selanjutnya disingkat PKB, adalah pajak atas kepemilikan dan/atau&lt;br /&gt;penguasaan kendaraan bermotor;&lt;br /&gt;7. Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor yang selanjutnya disingkat BBN-KB, adalah pajak atas&lt;br /&gt;penyerahan hak milik kendaraan bermotor sebagai akibat perjanjian dua pihak atau perbuatan&lt;br /&gt;sepihak atau keadaan yang terjadi karena jual beli, tukar menukar, hibah, warisan, atau pemasukan&lt;br /&gt;kedalam badan usaha;&lt;br /&gt;8. Kendaraan bermotor ubah bentuk adalah kendaraan bermotor yang mengalami perubahan teknis dan/&lt;br /&gt;atau serta penggunaannya;&lt;br /&gt;9. Alat-alat berat dan alat-alat besar yang bergerak adalah alat-alat yang dapat bergerak/berpindah&lt;br /&gt;tempat dan tidak melekat secara permanen;&lt;br /&gt;10. Harga Pasaran Umum yang selanjutnya disingkat HPU adalah harga rata-rata yang diperoleh dari&lt;br /&gt;sumber data, antara lain agen tunggal pemegang merek dan asosiasi penjual kendaraan bermotor.&lt;br /&gt;11. Tahun Pembuatan adalah tahun perakitan dan/atau tahun yang ditetapkan berdasarkan registrasi dan&lt;br /&gt;identifikasi oleh pihak berwenang;&lt;br /&gt;12. Harga kosong (off the road) adalah harga kendaraan bermotor dari pabrikan/agen penjualan&lt;br /&gt;termasuk Pajak Pertambahan Nilai;&lt;br /&gt;13. Harga isi (on the road) adalah harga kendaraan bermotor dari pabrikan/agen penjualan termasuk&lt;br /&gt;Pajak Pertambahan Nilai, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor dan Pajak Kendaraan Bermotor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB II&lt;br /&gt;DASAR PENGENAAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR&lt;br /&gt;DAN BEA BALIK NAMA KENDARAAN BERMOTOR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Dasar Pengenaan PKB dihitung dari perkalian dua unsur pokok, yaitu nilai jual kendaraan bermotor&lt;br /&gt;dan bobot yang mencerminkan secara relatif kadar kerusakan jalan dan pencemaran lingkungan&lt;br /&gt;akibat penggunaan kendaraan bermotor.&lt;br /&gt;(2) Dasar Pengenaan BBN-KB adalah nilai jual kendaraan bermotor.&lt;br /&gt;(3) Nilai Jual Kendaraan Bermotor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) ditetapkan&lt;br /&gt;berdasarkan HPU atas suatu kendaraan bermotor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Dasar pengenaan PKB sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) adalah sebagaimana tercantum&lt;br /&gt;pada kolom 7 Lampiran I Peraturan Gubernur ini.&lt;br /&gt;(2) Dasar pengenaan BBN-KB sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (2) ditetapkan berdasarkan nilai&lt;br /&gt;jual kendaraan bermotor sebagaimana tercantum pada kolom 5 Lampiran I Peraturan Gubernur ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Nilai jual kendaraan bermotor ubah bentuk berdasarkan dasar penghitungan PKB dan BBN-KB dari&lt;br /&gt;hasil penjumlahan nilai jual sebagaimana tercantum pada kolom 5 Lampiran I dengan nilai jual ubah&lt;br /&gt;bentuk sebagaimana tercantum dalam Lampiran III Peraturan Gubernur ini.&lt;br /&gt;(2) Kendaraan bermotor ubah bentuk lainnya yang nilai jualnya belum tercantum dalam Lampiran III&lt;br /&gt;Peraturan Gubernur ini, selanjutnya ditetapkan oleh Kepala Dinas Pendapatan Daerah atas nama&lt;br /&gt;Gubernur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Bobot untuk menghitung dasar pengenaan PKB sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1),&lt;br /&gt;dihitung berdasarkan faktor-faktor sebagai berikut :&lt;br /&gt;a. Tekanan gandar.&lt;br /&gt;b. Jenis bahan bakar kendaraan bermotor.&lt;br /&gt;c. Jenis, penggunaan, tahun pembuatan dan ciri-ciri mesin dari kendaraan bermotor.&lt;br /&gt;(2) Bobot sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan sebagai berikut :&lt;br /&gt;a. Sedan, sedan station, jeep, station wagon, minibus, microbus, bus, sepeda motor dan&lt;br /&gt;sejenisnya serta alat-alat berat dan alat-alat besar sebesar 1,00.&lt;br /&gt;b. Mobil barang/beban, sebesar 1,30.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Dasar pengenaan PKB untuk kendaraan umum ditetapkan sebesar 60% (enam puluh persen) dari&lt;br /&gt;dasar pengenaan PKB sebagaimana tercantum pada kolom 7 Lampiran I Peraturan Gubernur ini.&lt;br /&gt;(2) Dasar pengenaan BBN-KB untuk kendaraan umum ditetapkan sebesar 60% (enam puluh persen) dari&lt;br /&gt;nilai jual kendaraan bermotor sebagaimana tercantum pada kolom 5 Lampiran I Peraturan Gubernur&lt;br /&gt;ini.&lt;br /&gt;(3) Dasar pengenaan PKB dan BBN-KB untuk kendaraan alat-alat berat dan alat-alat besar ditetapkan&lt;br /&gt;sebesar 60% (enam puluh persen) dari nilai jual kendaraan bermotor sebagaimana tercantum pada&lt;br /&gt;kolom 7 dari 5 Lampiran I Peraturan Gubernur ini.&lt;br /&gt;(4) Terhadap dasar pengenaan PKB dan BBN-KB untuk kendaraan umum sebagaimana dimaksud pada&lt;br /&gt;ayat (1), ayat (2) dan ayat (3) ditetapkan sebagaimana tercantum pada Lampiran II Peraturan&lt;br /&gt;Gubernur ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 7&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Dinas Pendapatan Daerah atas nama Gubernur menetapkan dasar pengenaan PKB dan BBN-KB&lt;br /&gt;terhadap jenis, merek, tipe, serta tahun pembuatan kendaraan bermotor yang terdapat kekeliruan dan/atau&lt;br /&gt;belum tercantum dalam lampiran Peraturan Gubernur ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 8&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Kepala Dinas Pendapatan Daerah atas nama Gubernur menetapkan dasar pengenaan PKB dan&lt;br /&gt;BBN-KB untuk kendaraan bermotor :&lt;br /&gt;a. jenis, merek dan tipe yang belum tercantum dalam Lampiran Peraturan Gubernur ini dan&lt;br /&gt;belum ditetapkan oleh Dirjen Bina Administrasi Keuangan Daerah atas nama Menteri Dalam&lt;br /&gt;Negeri, dengan ketentuan :&lt;br /&gt;1. untuk tahun pembuatan terbaru nilai jualnya ditetapkan 10% (sepuluh persen) di&lt;br /&gt;bawah harga kosong (off the road) atau 21,5% di bawah perkiraan harga isi (on the&lt;br /&gt;road);&lt;br /&gt;2. untuk tahun pembuatan lebih tua, nilai jualnya ditetapkan berdasarkan HPU atau&lt;br /&gt;dengan membandingkan jenis, merek, tipe, isi silinder, dan tahun pembuatan dari&lt;br /&gt;negara produsen yang sama.&lt;br /&gt;b. jenis, merek dan tipe yang telah tercantum dalam Lampiran Peraturan Gubernur ini, dengan&lt;br /&gt;ketentuan :&lt;br /&gt;1. untuk tahun pembuatan lebih baru, nilai jualnya ditetapkan dengan penambahan 5%&lt;br /&gt;(lima persen) setiap tahun dari nilai jual tahun sebelumnya.&lt;br /&gt;2. untuk tahun pembuatan lebih tua, nilai jualnya ditetapkan berdasarkan nilai jual tahun&lt;br /&gt;pembuatan terakhir sebagaimana tercantum pada Lampiran Peraturan Gubernur ini&lt;br /&gt;dengan penurunan 5% (lima persen) setiap tahun dengan maksimal penurunan 5&lt;br /&gt;(lima) tingkat atau disesuaikan dengan HPU yang berlaku.&lt;br /&gt;c. Untuk dasar pengenaan PKB atas kereta gandeng atau tempel ditetapkan sebesar 25% (dua&lt;br /&gt;puluh lima persen) dari kendaraan bermotor penariknya;&lt;br /&gt;d. Untuk tambahan atau selisih Nilai Jual Kendaraan Bermotor ganti mesin ditetapkan sesuai&lt;br /&gt;dengan HPU Provinsi DKI Jakarta atau sesuai dengan Nilai Jual Kendaraan Bermotor&lt;br /&gt;sebagaimana tercantum pada Lampiran I Peraturan Gubernur ini.&lt;br /&gt;(2) Penetapan dasar pengenaan PKB untuk jenis, merek dan tipe kendaraan bermotor sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud pada ayat (1), bobotnya ditetapkan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam&lt;br /&gt;Pasal 5 ayat (2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 9&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penetapan dasar pengenaan PKB dan BBN-KB sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (2), Pasal 7 dan&lt;br /&gt;Pasal 8, dilaporkan kepada Menteri Dalam Negeri paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah ditetapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB III&lt;br /&gt;KETENTUAN PENUTUP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat Peraturan Gubernur ini mulai berlaku, Peraturan Gubernur No. 30 Tahun 2006 tentang Penghitungan&lt;br /&gt;Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Tahun 2006 dicabut&lt;br /&gt;dan dinyatakan tidak berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 11&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peraturan Gubernur ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Gubernur ini dengan&lt;br /&gt;penempatannya dalam Berita Daerah Provinsi DKI Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditetapkan di Jakarta&lt;br /&gt;pada tanggal 28 Maret 2007&lt;br /&gt;GUBERNUR PROPINSI DKI JAKARTA,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ttd.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUTIYOSO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diundangkan di Jakarta&lt;br /&gt;pada tanggal 2 April 2007&lt;br /&gt;SEKRETARIS DAERAH PROVINSI DKI JAKARTA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ttd.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RITOLA TASMAYA&lt;br /&gt;NIP 140091657&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BERITA DAERAH PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2007 NOMOR 50&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3218511219711437846-562425196692642183?l=mengurus-stnk-sim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mengurus-stnk-sim.blogspot.com/feeds/562425196692642183/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mengurus-stnk-sim.blogspot.com/2009/12/undang-undang-pajak-kendaraan-bermotor.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3218511219711437846/posts/default/562425196692642183'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3218511219711437846/posts/default/562425196692642183'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mengurus-stnk-sim.blogspot.com/2009/12/undang-undang-pajak-kendaraan-bermotor.html' title='UNDANG UNDANG PAJAK KENDARAAN BERMOTOR'/><author><name>BIRO JASA STNK</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17904793759085585955</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-jnQwhVlLgMk/TX0Bqlcp3YI/AAAAAAAAAD8/yzrclj3NAaw/s220/LOGO%2BKEMIT%2BJAYA%2BBJ%2BSTNK.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3218511219711437846.post-5528681462375342114</id><published>2009-12-22T07:09:00.000-08:00</published><updated>2009-12-22T07:10:36.101-08:00</updated><title type='text'>Tanda kendaraan bermotor Indonesia</title><content type='html'>Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), atau sering kali disebut plat nomor atau nomor polisi, adalah plat aluminium tanda kendaraan bermotor di Indonesia yang telah didaftarkan pada Kantor Bersama Samsat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah&lt;br /&gt;Penggunaan tanda nomor kendaraan bermotor di Indonesia, terutama di Jawa, merupakan warisan sejak zaman Hindia Belanda, yang menggunakan kode wilayah berdasarkan pembagian wilayah karesidenan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spesifikasi teknis&lt;br /&gt;Tanda Nomor Kendaraan Bermotor berbentuk plat aluminium dengan cetakan tulisan dua baris.&lt;br /&gt;Baris pertama menunjukkan: kode wilayah (huruf), nomor polisi (angka), dan kode/seri akhir wilayah (huruf)&lt;br /&gt;Baris kedua menunjukkan bulan dan tahun masa berlaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan baku TNKB adalah aluminium dengan ketebalan 1 mm. Ukuran TNKB untuk kendaraan bermotor roda 2 dan roda 3 adalah 250×105 mm, sedangkan untuk kendaraan bermotor roda 4 atau lebih adalah 395×135 mm. Terdapat cetakan garis lurus pembatas lebar 5 mm diantara ruang nomor polisi dengan ruang angka masa berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sudut kanan atas dan sudut kiri bawah terdapat tanda khusus (security mark) cetakanlambang Polisi Lalu Lintas; sedangkan pada sisi sebelah kanan dan sisi sebelah kiri ada tanda khusus cetakan “DITLANTAS POLRI” (Direktorat Lalu Lintas Kepolisian RI) yang merupakan hak paten pembuatan TNKB oleh Polri dan TNI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warna&lt;br /&gt;Warna Tanda Nomor Kendaraan Bermotor ditetapkan sebagai berikut:&lt;br /&gt;- Kendaraan bermotor bukan umum dan kendaraan bermotor sewa: Warna dasar hitam dengan tulisan berwarna putih&lt;br /&gt;- Kendaraan bermotor umum: Warna dasar kuning dengan tulisan berwarna hitam&lt;br /&gt;- Kendaraan bermotor milik Pemerintah: Warna dasar merah dengan tulisan berwarna putih&lt;br /&gt;- Kendaraan bermotor Corps Diplomatik Negara Asing: Warna dasar Putih dengan tulisan berwarna hitam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nomor Urut Pendaftaran&lt;br /&gt;Nomor urut pendaftaran kendaraan bermotor, atau disebut pula nomor polisi, diberikan sesuai dengan urutan pendaftaran kendaraan bermotor. Nomor urut tersebut terdiri dari 1-4 angka, dan ditempatkan setelah Kode Wilayah Pendaftaran. Nomor urut pendaftaran dialokasikan sesuai kelompok jenis kendaraan bermotor(untuk wilayah DKI Jakarta):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 – 2999, 8000 – 8999 dialokasikan untuk kendaraan penumpang.&lt;br /&gt;3000 – 6999, dialokasikan untuk sepeda motor.&lt;br /&gt;7000 – 7999, dialokasikan untuk bus.&lt;br /&gt;9000 – 9999, dialokasikan untuk kendaraan beban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila nomor urut pendaftaran yang telah dialokasikan habis digunakan, maka nomor urut pendaftaran berikutnya kembali ke nomor awal yang telah dialokasikan dengan diberi tanda pengenal huruf seri A – Z di belakang angka pendaftaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila huruf di belakang angka sebagai tanda pengenal kelipatan telah sampai pada huruf Z, maka penomoran dapat menggunakan 2 huruf seri di belakang angka pendaftaran. Khusus untuk DKI Jakarta, dapat menggunakan hingga 3 huruf seri di belakang angka pendaftaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kode Wilayah Pendaftaran Kendaraan Bermotor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kode wilayah pendaftaran kendaraan bermotor ditetapkan oleh Peraturan Kapolri Nomor Polisi 4 Tahun 2006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumatera&lt;br /&gt;BL = Nanggroe Aceh Darussalam&lt;br /&gt;BB = Sumatera Utara Bagian Barat (Tapanuli)&lt;br /&gt;BK = Sumatera Utara&lt;br /&gt;BA = Sumatera Barat&lt;br /&gt;BM = Riau&lt;br /&gt;BP = Kepulauan Riau&lt;br /&gt;BG = Sumatera Selatan&lt;br /&gt;BN = Kepulauan Bangka Belitung&lt;br /&gt;BE = Lampung&lt;br /&gt;BD = Bengkulu&lt;br /&gt;BH = Jambi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawa&lt;br /&gt;DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat&lt;br /&gt;A = Banten: Kabupaten/Kota Serang, Kabupaten Pandeglang, Kota Cilegon, Kabupaten Lebak, sebagian Kabupaten Tangerang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B = DKI Jakarta, Kabupaten/Kota Tangerang, Kabupaten/Kota Bekasi(B-K**), Kota Depok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D = Kabupaten/Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E = eks Karesidenan Cirebon: Kabupaten/Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan (E – YA/YB/YC/YD)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F = eks Karesidenan Bogor: Kabupaten/Kota Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten/Kota Sukabumi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;T = Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Karawang, sebagian Kabupaten Bekasi, Kabupaten Subang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Z = Kabupaten Garut, Kabupaten/Kota Tasikmalaya, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawa Tengah dan DI Yogyakarta&lt;br /&gt;G = eks Karesidenan Pekalongan: Kabupaten (G – B)/Kota Pekalongan (G – A), Kabupaten (G – F)/Kota Tegal (G – E), Kabupaten Brebes, Kabupaten Batang (G – C), Kabupaten Pemalang (G – D)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;H = eks Karesidenan Semarang: Kabupaten/Kota Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Kendal (H – D), Kabupaten Demak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;K = eks Karesidenan Pati: Kabupaten Pati (K – A), Kabupaten Kudus (K – B), Kabupaten Jepara (K – C), Kabupaten Rembang (K – D), Kabupaten Blora, Kabupaten Grobogan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R = eks Karesidenan Banyumas: Kabupaten Banyumas (R – A/H/S), Kabupaten Cilacap (R – B/K/T), Kabupaten Purbalingga (R – C), Kabupaten Banjarnegara (D)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AA = eks Karesidenan Kedu: Kabupaten/Kota Magelang(A, B), Kabupaten Purworejo (C), Kabupaten Kebumen (D), Kabupaten Temanggung (E), Kabupaten Wonosobo(F)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AB = DI Yogyakarta: Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Sleman, Kabupaten Kulon Progo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AD = eks Karesidenan Surakarta: Kota Surakarta (AD), Kabupaten Sukoharjo (AD – B), Kabupaten Boyolali (AD – D), Kabupaten Sragen (AD – E), Kabupaten Karanganyar (AD – F), Kabupaten Wonogiri (AD – G), Kabupaten Klaten (AD – C)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawa Timur&lt;br /&gt;L = Kota Surabaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;M = eks Karesidenan Madura: Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Sampang, Kabupaten Bangkalan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;N = eks Karesidenan Malang: Kabupaten/Kota Malang, Kabupaten/Kota Probolinggo, Kabupaten/Kota Pasuruan, Kabupaten Lumajang, Kota Batu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P = eks Karesidenan Besuki: Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Jember, Kabupaten Banyuwangi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S = eks Karesidenan Bojonegoro: Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten/Kota Mojokerto, Kabupaten Tuban, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Jombang[2]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;W = Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik[3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AE = eks Karesidenan Madiun: Kabupaten/Kota Madiun, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Magetan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Pacitan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AG = eks Karesidenan Kediri: Kabupaten/Kota Kediri, Kabupaten/Kota Blitar, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Trenggalek&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan:&lt;br /&gt;^ Daerah dengan kode wilayah Z sebelumnya memiliki kode wilayah D (eks Karesidenan Parahyangan)&lt;br /&gt;^ Jombang memiliki kode wilayah S sejak tahun 2005, sebelumnya memiliki kode wilayah W&lt;br /&gt;^ Daerah dengan kode wilayah W sebelumnya memiliki kode wilayah L (eks Karesidenan Surabaya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bali dan Nusa Tenggara&lt;br /&gt;DK = Bali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DR = NTB I (Pulau Lombok: Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Lombok Tengah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EA = NTB II (Pulau Sumbawa: Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Dompu, Kabupaten/Kota Bima)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DH = NTT I (Pulau Timor: Kabupaten/Kota Kupang, Kabupaten TTU, TTS, Kabupaten Rote Ndao)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EB = NTT II (Pulau Flores dan kepulauan: Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Ngada, Kabupaten Ende, Kabupaten Sikka, Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Lembata, Kabupaten Alor)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ED = NTT III (Pulau Sumba: Kabupaten Sumba Barat, Kabupaten Sumba Timur)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimantan&lt;br /&gt;KB = Kalimantan Barat&lt;br /&gt;DA = Kalimantan Selatan&lt;br /&gt;KH = Kalimantan Tengah&lt;br /&gt;KT = Kalimantan Timur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulawesi&lt;br /&gt;DB = Sulawesi Utara Daratan (Kota Manado, Kota Tomohon, Kota Bitung, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan)&lt;br /&gt;DL = Sulawesi Utara Kepulauan (Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Kepulauan Talaud)&lt;br /&gt;DM = Gorontalo&lt;br /&gt;DN = Sulawesi Tengah&lt;br /&gt;DT = Sulawesi Tenggara&lt;br /&gt;DD = Sulawesi Selatan&lt;br /&gt;DC = Sulawesi Barat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maluku dan Papua&lt;br /&gt;DE = Maluku&lt;br /&gt;DG = Maluku Utara&lt;br /&gt;DS = Papua dan Papua Barat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain-lain&lt;br /&gt;DF = Timor Timur (tidak digunakan, karena telah menjadi negara tersendiri)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3218511219711437846-5528681462375342114?l=mengurus-stnk-sim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mengurus-stnk-sim.blogspot.com/feeds/5528681462375342114/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mengurus-stnk-sim.blogspot.com/2009/12/tanda-kendaraan-bermotor-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3218511219711437846/posts/default/5528681462375342114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3218511219711437846/posts/default/5528681462375342114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mengurus-stnk-sim.blogspot.com/2009/12/tanda-kendaraan-bermotor-indonesia.html' title='Tanda kendaraan bermotor Indonesia'/><author><name>BIRO JASA STNK</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17904793759085585955</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-jnQwhVlLgMk/TX0Bqlcp3YI/AAAAAAAAAD8/yzrclj3NAaw/s220/LOGO%2BKEMIT%2BJAYA%2BBJ%2BSTNK.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3218511219711437846.post-2491491096854875924</id><published>2009-12-20T08:15:00.000-08:00</published><updated>2011-03-14T00:52:03.331-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motor'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kendaraan Bermotor'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mobil'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='STNK'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bengkel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Balik Nama'/><title type='text'>BIRO JASA STNK  "CV. KEMIT JAYA"</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;BIRO &lt;a class="wikilinks" href="http://manggar.olx.co.id/jasa-cat-191" target="_blank" rel="nofollow"&gt;JASA&lt;/a&gt; STNK CV.KEMIT JAYA&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;Jl. Delman Utama No.52  Kebayoran Lama Utara &lt;a class="wikilinks" href="http://jakarta.olx.co.id/" target="_blank" rel="nofollow"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a class="wikilinks" href="http://jakarta.olx.co.id/" target="_blank" rel="nofollow"&gt;Jakarta&lt;/a&gt; Selatan 12440&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Telp 021-93477722. Tlp.SMS 081385096456 – 0878 7733 3477&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;a href="http://www.urusan-stnk-sim.com/"&gt;www.birojasa-stnk.com&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Email : &lt;a href="mailto:kemit_jaya@yahoo.com"&gt;kemit.jaya@yahoo.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENERIMA URUSAN&lt;br /&gt;• Cek fisik &lt;a class="wikilinks" href="http://manggar.olx.co.id/kendaraan-cat-362" target="_blank" rel="nofollow"&gt;kendaraan&lt;/a&gt; bermotor&lt;br /&gt;• Pengesahan STNK setiap Tahun&lt;br /&gt;• Perpanjangan STNK setelah 5 tahun&lt;br /&gt;• Perpanjangan STNK Jarak Jauh Plat B dari luar daerah.&lt;br /&gt;• Cabut berkas di seluruh Kabupaten, Kota dan Provinsi &lt;a class="wikilinks" href="http://www.olx.co.id/" target="_blank" rel="nofollow"&gt;Indonesia&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;• Mutasi (pindah) ranmor keluar daerah&lt;br /&gt;• Pendaftaran &lt;a class="wikilinks" href="http://yogyakartacity.olx.co.id/kendaraan-cat-362"&gt;kendaraan&lt;/a&gt; bermotor baru&lt;br /&gt;• Pendaftaran kendaraan bermotor impor dalam keadaan utuh atau jadi (CBU)&lt;br /&gt;• Pendaftaran kendaraan bermotor dari luar daerah&lt;br /&gt;• Pendaftaran kendaraan bermotor EKS BADAN PENYALUR ( PP.19/1995 atau eks – PP.8/1957)&lt;br /&gt;• Pendaftaran kendaraan bermotor atas dasar DUMP ABRI&lt;br /&gt;• Pendaftaran kendaraan bermotor atas VONIS HAKIM&lt;br /&gt;• Pendaftaran kendaraan bermotor alih kepemilikan (tukar nama)&lt;br /&gt;• Pendaftaran tukar nama atas dasar &lt;a class="wikilinks" href="http://manggar.olx.co.id/penjualan-cat-270" target="_blank" rel="nofollow"&gt;penjualan&lt;/a&gt; kendaraan perorangan dinas milik Negara (berdasarkan PP.No.46 tahun 1971. INPRES no.9 tahun 1970 dan KEPPRES No 5 tahun 1983)&lt;br /&gt;• Pendaftaran kendaraan bermotor tukar nama atas dasar hibah warisan&lt;br /&gt;• Pendaftaran kendaraan bermotor atas dasar lelang Negara&lt;br /&gt;• Pendaftaran kendaraan bermotor ganti nama badan &lt;a class="wikilinks" href="http://manggar.olx.co.id/hukum-cat-265" target="_blank" rel="nofollow"&gt;hukum&lt;/a&gt; / penggabungan perusahaan (MERGER)&lt;br /&gt;• Pendaftaran kendaraan bermotor tukar nama bekas taksi ( yang menggunakan formulir B)&lt;br /&gt;• Pendaftaran STNK atau KTL yang hilang atau rusak&lt;br /&gt;• Pendaftaran TNKB hilang atau rusak&lt;br /&gt;• Urus BPKB hilang&lt;br /&gt;• Pendaftaran pindah alamat / daerah dalam wilayah samsat di lingkungan POLDA METRO JAYA.&lt;br /&gt;• Pendaftaran rubah bentuk kendaraan bermotor&lt;br /&gt;• Pendaftaran ganti mesin / rangka kendaraan bermotor&lt;br /&gt;• Pendaftaran ganti warna kendaraan bermotor&lt;br /&gt;• Pendaftaran ganti nomor polisi kendaraan bermotor&lt;br /&gt;• Pendaftaran kendaraan bermotor milik badan – badan internasiona&lt;br /&gt;• Urus Tilang&lt;br /&gt;Berkas bisa dijemput kerumah/kantor wilayah Jakarta&lt;br /&gt;Layanan Jarak Jauh mengirimkan berkas ke alamat diatas.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3218511219711437846-2491491096854875924?l=mengurus-stnk-sim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mengurus-stnk-sim.blogspot.com/feeds/2491491096854875924/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mengurus-stnk-sim.blogspot.com/2009/12/biro-jasa-stnk-cv-kemit-jaya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3218511219711437846/posts/default/2491491096854875924'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3218511219711437846/posts/default/2491491096854875924'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mengurus-stnk-sim.blogspot.com/2009/12/biro-jasa-stnk-cv-kemit-jaya.html' title='BIRO JASA STNK  &quot;CV. KEMIT JAYA&quot;'/><author><name>BIRO JASA STNK</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17904793759085585955</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-jnQwhVlLgMk/TX0Bqlcp3YI/AAAAAAAAAD8/yzrclj3NAaw/s220/LOGO%2BKEMIT%2BJAYA%2BBJ%2BSTNK.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
